Masa Pengenalan Lingkungan...
08 Juli 2026
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo – Keterlibatan keluarga dalam pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan belajar dan perkembangan karakter peserta didik. Kehadiran orang tua di lingkungan sekolah bukan hanya sebagai bentuk pendampingan, tetapi juga menjadi wujud nyata perhatian, dukungan, dan kepedulian terhadap perjalanan pendidikan anak.
Salah satu bentuk penguatan peran keluarga dalam pendidikan adalah melalui Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah. Gerakan ini menjadi momentum untuk mendorong keterlibatan ayah secara aktif dalam proses pendidikan anak serta memperkuat sinergi antara keluarga dan satuan pendidikan.
Selama ini, peran ibu sering kali lebih dominan dalam mendampingi aktivitas pendidikan anak. Melalui gerakan ini, ayah didorong untuk hadir dan terlibat secara langsung dalam berbagai momen penting pendidikan anak, baik dalam menerima perkembangan hasil belajar maupun mendampingi anak memasuki lingkungan sekolah.
Kehadiran ayah memberikan pesan positif kepada anak bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara ayah, ibu, sekolah, dan masyarakat. Dukungan emosional serta perhatian dari orang tua dapat meningkatkan rasa percaya diri anak, membangun motivasi belajar, dan memperkuat hubungan positif dalam keluarga.
Pengambilan rapor merupakan salah satu momen penting dalam komunikasi antara keluarga dan satuan pendidikan. Melalui kehadiran ayah saat mengambil rapor, orang tua dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan akademik, karakter, minat, serta potensi anak secara langsung dari guru.
Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi orang tua dan guru untuk berdiskusi mengenai perkembangan anak, memberikan dukungan yang tepat, serta menyusun langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik.
Rapor bukan hanya sekadar dokumen hasil belajar, tetapi juga menjadi sarana refleksi bersama untuk memahami proses perkembangan anak secara menyeluruh.
Hari pertama sekolah merupakan pengalaman penting bagi setiap peserta didik, khususnya bagi anak yang memasuki jenjang pendidikan baru. Kehadiran ayah dalam mengantar anak ke sekolah dapat memberikan rasa aman, dukungan, dan motivasi sehingga anak lebih siap menghadapi lingkungan belajar yang baru.
Selain memberikan dukungan psikologis kepada anak, kehadiran orang tua di sekolah juga menjadi bentuk komunikasi awal antara keluarga dan satuan pendidikan dalam membangun hubungan yang positif sejak awal tahun ajaran.
Lingkungan pendidikan yang baik tidak hanya dibangun oleh sekolah, tetapi juga melalui keterlibatan aktif keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah berperan dalam memberikan layanan pendidikan, membimbing, dan mengembangkan potensi peserta didik, sedangkan keluarga menjadi lingkungan pertama dan utama dalam membangun karakter, nilai, serta kebiasaan positif anak.
Kolaborasi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik. Melalui komunikasi yang baik dan keterlibatan aktif orang tua, proses pendidikan dapat berjalan lebih optimal.
Keterlibatan keluarga dalam pendidikan sejalan dengan berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain:
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 30 Tahun 2017 tentang Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan, yang mengatur pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.
Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022, yang menekankan pentingnya penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan.
Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah merupakan langkah sederhana namun memiliki makna besar dalam perjalanan pendidikan anak. Kehadiran ayah menjadi bentuk dukungan nyata yang dapat memperkuat motivasi, kepercayaan diri, dan karakter positif peserta didik.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo mengajak seluruh keluarga, khususnya para ayah, untuk terus mengambil peran aktif dalam mendampingi pendidikan anak. Dengan kolaborasi yang kuat antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang semakin baik dalam mendukung lahirnya generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan.